oleh

Vaksin Covid-19 Diberikan Gratis

Bersaing.com – Vaksin Covid-19 Diberikan Gratis, setelah mendengar ini, anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengapresiasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebabkan kebijakan untuk menggratiskan vaksin virus corona bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Itu melegakan, itu kami sambut baik dan saya kira presiden sangat mendengarkan nasehat, masukan pada untuk menggratiskan vaksin ini,” kata politikus PDIP ini kepada wartawan berita terbaru hari ini, Kamis (17/12/2020).

Namun, Rahmad melanjutkan, sesudah menggratiskan vaksin ini, pihaknya meminta bahwa sebelum dilaksanakan vaksinasi kepada masyarakat luas, aspek keamanan dan keselamatannya mesti terjamin lewat serangkaian mekanisme uji klinis yang dilaksanakan lembaga terkait.

“Kami mendengar berita hari ini dengan semangat karena pemerintah memberikan vaksin corona secara gratis namun kami juga ingin mengetahui hasil uji tes vaksin tersebut apakah aman atau tidak. Sehingga langsung dapat mengvaksinasi masyarakat,” tegasnya.

Vaksin Covid-19 Diberikan Gratis Namun Harus Ada Persiapan Matang

Menurut Rahmad ini, proses telah vaksinasi ini tidak semudah membalikkan telapak tangan, gara-gara tersedia lebih dari 100 juta orang yang mesti divaksin. Sehingga, perlu organisasi, perlu manajemen dan perlu persiapan dan rencana yang matang. Dan vaksinasinya pun dilaksanakan secara bertahap.

Legislator asal Dapil Jawa Tengah V ini mengingatkan sejumlah perihal yang mesti dilakukan. Pertama, sosialisasi untuk mengumumkan kepada masyarakat mengenai skala prioritas kesehatan, siapa saja yang divaksin step pertama, kedua dan seterusnya. Sehingga, kecuali aspek keamanan dan izin edar telah diberikan, masyarakat tidak bertanya-tanya dan meminta didahulukan.

Selain itu, dia terhitung menolong bersama dengan kesabaran, beri tambahan keyakinan penuh ke pemerintah dan tenaga kesehatan (nakes) untuk memobilisasi proses penyuntikan. Karena penyuntikan vaksin tidak hanya sekali, melainkan dua kali, sehingga perlu manajemen yang baik.

Rahmad pun mengimbau kepada pemerintah daerah (pemda) dan pihak tempat tinggal sakit sehingga berkoordinasi secara baik mengenai mekanismenya. Ini perlu gara-gara ini organisasi massa yang sangat besar, vaksinasi ini perlu rencana yang masak dan kerja serupa yang matang.

“Kami yakin bahwa pemerintah bersama pemda serta jajarannya dapat melakukan hal ini dengan baik serta adil dan dibutuhkan kesabaran didalam menunggu gilirannya” pungkas Rahmad.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed