oleh

Rizieq Shihab Penuhi Panggilan

-NEWS-0 views

Bersaing.comRizieq Shihab penuhi panggilan dan dikabarkan akan berkunjung ke Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai tersangka masalah dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Rizieq Shihab memberikan pesan kepada simpatisan supaya tidak usah berbondong-bodong mampir ke Polda Metro Jaya. Sebelum memenuhi panggilan, pemimpin FPI Rizieq Shihab mengatakan bahwa tidak ingin ada lagi kerumunan pada masa pandemi Covid-19.

“Untuk semua umat Muslim saya minta mengikuti aturan sistem hukum dan bersabar agar tidak adanya kerumanan masa lagi agar tidak melanggar protokol kesehatan yang telah ditetapkan” kata dia di dalam rekaman video yang disiarkan FrontTV, Sabtu (12/12/2020).

Rizieq Shihab meminta masyarakat cukup memanjatkan doa untuk dirinya supaya pemeriksaan terjadi secara baik sesuai bersama dengan undang-undang yang berlaku. “Untuk semua pendukung saya cukup doakan saya dari tempat tinggal agar diberi kekuatan,” ucapnya

Rizieq Shihab Penuhi Panggilan Tidak Perlu Dijemput, Ungkapnya

Hindari Kegaduhan

Rizieq mengingatkan jangan hingga kembali sebabkan kerumunan sebab dikhawatirkn ada provokator yang dapat berujung kegaduhan.

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab meminta kepolisian tidak bersikap berlebihan tentang rencananya kehadiranya ke Polda Metro Jaya. Rizieq menilai, tidak harus untuk mengerahkan kekuatan secara berlebihan.

“Menurut saya tidak perlulah ada penjemputan, tidak harus ada pengerahan pasukan itu cuma akan mengeluarkan biaya yang banyak lantas disempurnakan kembali termasuk kuras tenaga,” kata Rizieq Shihab di dalam rekaman video yang ditayangkan FrontTV layaknya dikutip Bersaing.com, Sabtu (12/12/2020).

Menurut Rizieq, pengerahan pasukan berpotensi mengundang kerumunan dan tidak mengambil perhatian masyarakat.

Rizieq Shihab mengaku kuatir ada pihak ketiga yang manfaatkan momentum supaya dapat mengundang kegaduhan. “Untuk mengantisipasi kita harus menjaga agar tidak terjadi kerumunan dan tidak adanya provokator dari pihak ke-3 yang merugikan kita semua,”ucap dia.

Pastikan Penuhi Panggilan Polisi

Rizieq Shihab sudah mengkonfirmasi akan penuhi panggilan Polda Metro Jaya pada Sabtu 12 Desember 2020. Dia didampingi oleh penasihat hukum untuk memenuhi panggil pemeriksaan sebagai tersangka masalah dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

“Jadi sekali saya tegaskan kepada Polda Metro Jaya tidak perlu mengerahkan pasukan bahkan secara berlebihan sebab akan mengudang perhatian, kerumunan maka dapat beri tambahan peluang ke pihak ketiga (provokator) untuk sebabkan kegaduhan terkecuali ini terjadi kami semua rugi,” tandas dia.

Kuasa Hukum Rizieq Shihab Jika Polisi Melakukan Penahanan

Aziz Yanuar, tidak benar seorang penasihat hukum Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, perlihatkan kliennya siap andaikata kepolisian jalankan penahanan seusai menekuni pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Rizieq rencananya akan datang ke Polda Metro Jaya, Sabtu (12/12/2020) pagi sebagai tersangka atas kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

“Insyaallah siap (jika ditahan polisi), Beliau siap bersama segala kemungkinan, sebab sebagai seorang pejuang,” kata Aziz di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu pagi.

Penilaian penyidik atas pelanggaaran Rizieq Shihab :

  • Melanggar Pasal 160 KUHP dan pasal 216 KUHP
  • Melanggar Pasal 93 UU nomor 6 Tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan

Argo menjelaskan, ketetapan itu berdasarkan hasil berasal dari gelar perkara yang dilaksanakan terhadap 7 Desember 2020.

“7 Desember dilaksanakan gelar perkara. Hasil kesimpulannya adalah meningkatkan standing tersangka kepada Rizieq Shihab. Ini surat ketetapan tersangkanya. Termasuk 5 orang lainnya:

  • Haris Ubaidillah
  • Ali Bin Alwi Alatas
  • Maman Suryadi
  • Sobri Lubis
  • Idrus

Penetapan tersangka dan pencekalan telah kami lakukan,” tandas dia.

Permintaan Cekal
Terkait hal ini, Polda Metro Jaya juga telah menghendaki Dirjen Imigrasi untuk mencekal Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab bepergian ke luar negeri. Permintaan cekal terhadap Rizieq Shihab telah diajukan terhadap Senin 7 Desember 2020.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed