oleh

Perayaan Natal di Jakarta Aman

-NEWS-0 views

Perayaan Natal di Jakarta Aman, karena di Ibu Kota sejauh ini masih dalam keadaan aman dan terlihat kondusif. Selain itu, potensi ancaman pada hari raya umat Kristiani sejauh ini belum terlihat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Yusri Yunus menegaskan bahawa “Potensi ancaman tidak ada, aman masih landai kondusif,” kepada media berita terbaru hari ini, Jumat (25/12/2020).

Yusri Yunus juga menambahkan bahwa perayaan Natal di tahun 2020 agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya lebih dari satu umat laksanakan ibadahnya berasal dari tempat tinggal secara virtual lantaran pandemi Covid yang masih melanda.

Kendati begitu, Patroli Skala Besar Polda Metro Jaya bersama aparat kombinasi masih disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Total 1.635 gereja dijaga di mana 136 diantaranya jadi prioritas pengamanan.

berita terbaru hari ini

Perayaan Natal di Jakarta Aman dan Terlihat Kondusif

Operasi lilin

DKI Jakarta bersama TNI-POLRI mengerahkan 8.179 personel untuk Operasi Lilin Jaya 2020. Operasi Lilin Jaya terjadi pada 21 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (21/12/2020) menegaskan bahwa TNI mengerahkan 600 personel, Polri mengerahkan 7054 personel serta Pemda DKI Jakarta mengerahkan personel sebanyak 525.

Yusri menyebutkan personel selanjutnya dapat disebar dalam 90 pos pengamanan, yang terdiri berasal dari 61 pos pengamanan berasal dari Pemprov DKI Jakarta dan 29 pos pengamanan kepolisian.

Selain itu, aparat termasuk mempersiapkan 30 pos layanan bersama tujuh pos berada di Jakarta dan 23 pos berada di luar Jakarta, yakni di Depok, Tangerang dan Bekasi.

Yusri menyebutkan personel kombinasi selanjutnya termasuk dapat dikerahkan untuk mengamankan 1558 di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan memberikan tersedia 316 gereja yang dapat mendapat pengamanan khusus.

“Tersedia 1558 Gereja dan kini telah dijaga, 316 gereja mendapatkan pengamanan khusus karena letak posisinya berdekatan dengan masjid dan lain-lain, jadi pengamanan lebih berasal dari gereja lain,” tambahnya.

Kepolisian Republik Indonesia telah mempersiapkan 83.917 personel yang mendapat dukungan oleh 15.842 personel TNI, dan juga 55.086 personel lembaga berkenaan lainnya dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021 secara nasional

Personel lainnya di tempatkan pada 1.607 pos pengamanan untuk laksanakan pengamanan berkenaan gangguan kamtibmas dan kamseltibcar lantas, dan 675 pos layanan untuk laksanakan pengamanan di pusat keramaian, pusat belanja, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, dan lainnya.

Idham Azis sebagai Kapolri Jenderal, memberikan penegasan bahwa pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin setiap tahun. Sehingga menjadikan kita cenderung lengah dan kurang waspada pada dinamika di masyarakat. “Kemudian di jaman pandemi Covid-19 selagi ini, penduduk mesti lebih peduli,” tuturnya dalam berita terbaru hari ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed